bor-beton

Mesin bor beton merupakan mesin yang digunakan untuk melubangi permukaan beton. Terdapat beragam jenis mesin bor di pasaran.

Dalam ulasan ini kami ulas jenis mesin bor beton berikut bagaimana cara memilih produk yang Berkualitas

Mesin bor beton merupakan salah satu alat mesin yang memiliki gerakan memutar mata bor untuk melubangi permukaan benda. Sedangkan, pengeboran beton merupakan pengoperasian yang dilakukan pada permukaan beton berbentuk bulat.

Pengeboran menggunakan pemotong putar yang dikenal sebagai bor, serta memiliki fungsi dalam pembuatan lubang, lubang secara bertingkat, chamfer dan pembesaran lubang.

Apa Saja Jenis-Jenis Mesin Bor Beton?

Beragam jenis mesin bor untuk beton di pasaran dapat ditemui sesuai kebutuhan. Tiap-tiap jenis memiliki spesifikasi tersendiri untuk pengerjaan lembar kerja. Berikut beberapa jenis mesin bor yang perlu diketahui:

Mesin Bor Meja

Mesin bor ini diletakkan pada permukaan atas meja. Penggunaan mesin dilakukan untuk pembuatan lubang pada benda kerja dengan diameter kecil. Ukurannya diameter dibatasi sekitar 16 mm. Prinsip kerja dari mesin ini adalah perputaran pada motor listrik disalurkan bagian poros mesin.

Hal tersebut membuat poros dapat berputar. Poros ini dapat digerakkan secara vertikal ke atas maupun bawah. Pergerakan tersebut dibantu roda gigi lurus dan gigi rack yang memiliki kemamuan dalam pengaturan tekanan pemakanan mata bor saat mengebor.

Mesin Bor Lantai

Mesin bor ini pemasangannya biasa dilakukan di atas lantai. Selain itu, mesin ini lebih dikenal sebagai mesin bor kolom. Perancangan mesin ini digunakan untuk melakukan pengeboran pada benda kerja berat dan besar.

Mesin Bor Radial

Perancangan mesin bor ini dimanfaatkan untuk mengebor benda kerja berat. Pemasangannya dapat dilakukan secara langsung di atas lantai, sedangkan, pemasangan meja mesin biasanya terpasang secara menetap pada alas mesin.

Cara Menentukan Pilihan Mesin Bor Beton Sesuai Kebutuhan

Penggunaan mesin bor beton diperuntukkan pada proyek konstruksi. Tentunya, memilih produk sesuai kebutuhan dan spesifikasinya sangat penting. Hal ini akan mempercepat proses pengerjaan proyek di lapangan. Selain itu, memberikan hasil pengeboran secara tepat. Berikut cara memilih mesin bor sesuai kebutuhan:

Pemilihan Mesin Sesuai Torsi

Bagian terpenting dari mesin bor adalah memiliki kemampuan dalam memberikan torsi besar. torsi ini sangat penting saat melakukan pengerjaan sekrup panjang dan tebal. Penggunaan torsi dibidang konstruksi biasanya membutuhkan 170 Nm. Torsi besar dapat dimanfaatkan untuk mengencangkan baut.

Namun, pastikan penggunaan torsi sesuai kebutuhan. Hal ini dikarenakan kebutuhan daya sangat mempengaruhi penggunaan listrik. Penggunaan torsi terlalu besar dapat membuat peralatan menjadi rusak. Apabila menggunakannya untuk sekedar hobi maka ukuran 130 Nm sudah cukup memadai.

Pemilihan Produk Ringan dan Kecil

Apabila produk yang dibeli memiliki dua pembanding dengan spesifikasi sesuai kebutuhan. Maka memilih produk yang lebih kecil dan ringan dapat dijadikan prioritas. Hal ini membuatnya semakin praktis saat pelaksanaan kerja  sempit. Selain itu, tidak membuat pekerjaan terasa cepat letih. Produk kecil dan berbobot ringan sangat mudah digerakkan segala arah.

Pembelian mesin bor beton untuk memudahkan pekerjaan dan membuat hasil kerja menjadi lebih rapi. Mesin bor dengan ukuran kecil dapat digunakan untuk pekerjaan yang memerlukan kerapian. Hal tersebut membuat pekerjaan memiliki akurasi dan presisi tinggi dan mudah untuk digunakan.

Penggunaannya dapat Reachargeable

Penggunaan mesin bor dewasa ini lebih condong pada tipe cordless atau rechargeable. Produk semacam ini sudah banyak ditemukan di pasaran. Pastikan memiliki merek dan spesifikasi mumpuni sesuai kebutuhan pekerjaan.

Jenis mesin bor seperti ini biasa digunakan meskipun tidak menggunakan stopkontak. Proses pengerjaan menjadi lebih gampang tanpa perlu ribet dengan kabel. Jenis mesin bor ini sangat memudahkan pekerjaan apabila pelaksanaannya dilakukan secara berpindah-pindah.

Meskipun begitu, pemilihan jenis mesin bor dengan kabel penghubung stopkontak memiliki kelebihan. Selama proses pengerjaan tidak perlu melakukan pengecasan dan tidak khawatir mesin mati saat digunakan. Kelemahan mesin bor rechargeable adalah mesin dapat mati sewaktu-waktu selama proses pekerjaan berlangsung.

Hal ini dikarenakan daya baterai habis. Mesin bor berkabel selalu teraliri arus listrik sehingga tidak mudah mati. Apalagi, proses pengerjaan tidak dilakukan secara berpindah-pindah. Pembelian mesin bor perlu kecermatan. Hal ini dilakukan agar mesin sesuai dengan kebutuhan dan memilih merek terkenal dan keasliannya agar tidak mudah rusak.

Leave a Comment

Your email address will not be published.